Syarat Ibadah Haji

Haji merupakan suatu amal ibadah dengan cara mengunjungi Baitullah atau Ka’bah di Mekkah yang bermaksud untuk beribadah dengan iklas mengharap keridhoaan Allah Swt. Ibadah haji adalah salah satu dari rukun islam, yakni rukun islam yang ke-5 yang dimana itu di wajibkan tuk dilaksanakan bagi setiap pemeluk agama muslim yang mampu dan telah memenuhi syarat.

Orang yang ingin melakukan ibadah haji itu wajib memenuhi ketentuan-ketentuannya yang sesuai dengan syarat sah haji. Yang dimaksud syarat haji adalah hal-hal yang harus dipenuhi oleh jamaah yang ingin menunaikan ibadah haji, apabila tidak terpenuhi maka ibadah haji itu termasuk tidak sah.

-Syarat Wajib Haji

1. Beragama islam
2. Baligh atau dewasa
3. Sehat jasmani dan rohani
4. Merdeka atau tidak menjadi seorang budak
5. Mampu melaksanakan ibadah
6. Mahram atau bagi perempuan yang ingin beribadah haji harus disertai bersama suaminya

-Syarat Sah Haji

Haji sudah dinyatakan sah apabila hal-hal yang dibawah ini sudah terpenuhi atau terlaksanakan yakni

1. Dilaksanakan sesuai batas waktunya, contohnya batas waktu wukuf dan Miqat zamani atau batas waktu pemakaman ibrahim.
2. Melaksanakan syarat-syaratnya, misalnya syarat sa’i dan tawaf
3. Melaksanakan rukun sesuai urutannya dan tidak boleh di bolak-balik
4. Dilaksanakan pada tempat yang telah ditentukan, tempat wukuf, tawaf, sa’i, melempar jumroh serta hadir di Muzdalifah atau bermalam di Mina.

-Rukun Haji

Rukun haji merupakan perbuatan yang wajib untuk dilakukan selama menunaikan ibadah haji. Adapun rukun tersebut terbagi dari enam macam yakni

1. Ihram, yakni berniat melaksanakan haji dengan pakaian ihram atau pakaian putih yang tidak berjahit
2. Wukuf, adalah hadir di padang arafah yang dimulai pada saat tergelincirnya matahari pada tanggal 9 zulhijah sampai terbit fajar di tanggal 10 zulhijah.
3. Tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran dengan syarat-syarat sebagai berikut
a. Tidak najis atau suci dari hadas
b. Menutup Aurat
c. Ka’bah berada disebelah kiri orang yang tawaf
d. Terhitung dari mulai rukun hajar aswad
e. Tawaf yang dilaksanakan pada Masjidil Haram. Adapun jenis-jenis tawaf adalah sebagai berikut
-Tawaf sunnah yang dapat dilaksanakan kapan saja
-Tawaf qudum yaitu tawaf yang ketika pertama kali datang ke tanah suci dan melihat ke arah Ka’bah
-Tawaf ifadah atau tawaf rukun haji
-Tawaf madzar yakni tawaf yang dijanjikan atau dinazarkan
-Tawaf wada adalah tawaf yang dilaksanakan pada saat meninggalkan tanah suci atau saat berpulang dari tanah suci Mekkah.

4. Sa’i, yakni berlari kecil di bukit shafa kebukit marwah yang dilaksanakan sebanyak 7 kali.
5. Tahalul, yang berarti bercukur atau menyukur sebagian rambut kepala
6. Tertip dan melaksanakan rukun secara berurutan

– Wajib Haji

Wajib haji merupakan segala sesuatu yang harus dilaksanakan dan apabila tidak dilakukan maka akan terkena denda. Adapun yang termasuk wajib haji yakni

1. Ihram dari miqat, yakni miqat zamani dam miqat makani yang telah ditentukan.
2. Bermalam di Muzdalifah.
3. Melontarkan jumrah aqabah pada tanggal 10 Zulhijah.
4. Melemparkan jumrah di mina selama tiga hari, sehari tiga lemparan masing-masing dari 7 batu atau jumrah wusta, jumrah ula, dan jumrah ukhra.
5. Bermalam di mina yang di mulai pada tanggal 11 sampai pada tanggal 13 Zulhijah.
6. Meninggalkan pantangan-pantangan haji.

Islam

Makna atau Hikmah dari Ibadah Haji

Melakukan ibadah Haji adalah sebuah kewajiban bagi para umat muslim, sebuah kewajiban terhadap Allah Swt. Kewajiban dalam melaksanakan ibadah haji bagi umat islam yang sudah di ijinkan oleh Allah atau dapat dikatakan muslim yang mampu berhaji, mampu yang berarti memiliki niat, materi, spiritual, fisik yang sehat dan hal-hal yang diperlukan untuk menunaikan ibadah haji. Dan seorang muslim tidak boleh membeda-bedakan umat muslim yang lain, semua golongan, suku, dan status sosial berhak untuk menunaikan ibadah haji.

Umat islam yang diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji adalah orang-orang yang beruntung. Kesempatan tersebut tak boleh disia-siakan, sebab untuk mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji itu sangatlah sulit. Kita harus menunggu bertahun-tahun baru dapat melaksanakan ibadah haji, menunggu antrian dari sekian juta umat islam yang ingin berangkat ke tanah sucih.

Oleh sebab itu Haji tidak hanya sebuah ibadah yang terfokus dari ritualnya saja, melainkan ibadah yang memiliki banyak makna serta hakikat yang diperintahkan oleh Allah kepada manusia. Adapun makna ibadah haji adalah sebagai berikut;

A. Menggunakan pakaian ihram dan mengumandangkan Tabiyah

Hal tersebut merupakan cerminan komitmen kita untuk datang dan memenuhi panggilan Allah Swt untuk melaksanakan ibadah haji. Pakaian ihram yang sama untuk seluruh jamaah haji memiliki makna yang menunjukkan bahwa kita sebagai umat muslim adalah sama di mata Allah.

B. Melaksanakan Tawaf dan mengitari Ka’bah sebanyak 7 kali

Hal itu memiliki makna bahwa umat islam adalah umat yang dinamis dan jujur. Tawaf yang dilakukan tujuh kali hanya di pelataran Ka’bah saja dapat dicerminkan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan oleh umat muslim hendaknya selalu dilakukan di jalan Allah dan hanya berlandaskan petunjuk Allah Swt.

C. Melaksanakan Tahalul atau mencukur rambut

Ritual haji ini mengandung makna yang sangat dalam. Mencukur rambut ialah bukti syukur kita serta kepatuhan kita terhadap perintah Allah Swt dengan mengorbankan sesuatu yang amat kita jaga atau hargai. Dalam hal ini, hal yang kita hargai atau jaga dapat juga dipresentasikan dengan mencukur rambut.

D. Melontarkan Jumrah

Saat melemparkan jumrah memiliki makna bahwa agar kita menjauhkan diri dari segala sifat yang buruk yang dimiliki oleh syetan. Segala sifat sombong, iri, dengki, dan takabur adalah sebagian dari sifat buruk di dalam diri syetan yang harus kita coba hilangkan dengan cara melontarkan jumrah.

Selain memahami makna atau hikmah dari ibadah haji, para calon jamaah juga harus menghindari atau meninggalkan hal-hal yang dilarang, khususnya pada saat melaksanakan ibadah haji. Pada saat berhaji, njangan engkau berbicara kotor, jangan bercumbu, dan njangan saling berbantahan sesama umat islam. Dan tidak kalah pentingnya, njangan pernah sekalipun menyombongkan diri karena telah melaksanakan ibadah haji.

Oleh sebab itu, sebelum menunaikan ibadah haji, para calon jamaah haji harus meningkatkan pemahamannya tentang islam dan tata cara ibadah haji. Lakukanlah persiapan dengan banyak membaca buku dan bertanya kepada jamaah yang sudah pernah melaksanakan ibadah haji, sebelumnya.

Ibadah haji juga merupakan ibadah yang dapat dilaksanakan apabila jamaah tersebut mampu, yang dimana ibadah tersebut wajib dilaksanakan sekali seumur hidup. Haji juga merupakan puncak dari perintah Allah, sebab dimensi ibadah yang dilakukan tak hanya terfokus pada haji semata melainkan juga hakikat dari seluruh ibadah yang diperintahkan oleh Allah Swt kepada manusia. Ibadah Haji juga tidak hanya tergantung pada pelaksanaan rukuk dan wajibnya semata melainkan juga harus dilengkapi dengan perbaikan akhlak yang semakin menuju kemuliaan.

mix parlay
Mix Parlay
Oleh-Oleh Haji yang Wajib Anda Bawa Saat Balik Ke Indonesia
Islam

Oleh-Oleh Haji yang Wajib Anda Bawa Saat Balik Ke Indonesia

Bagi masyarakat indonesia yang mayoritasnya merupakan pemeluk agama islam, haji dan umroh sudah tak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan haji dan umroh dapat dikatakan sebuah impian semua umat islam di dunia ini, hal tersebut dikarenakan untuk melakukannya diperlukan persiapan yang baik, khususnya persiapan dari segi material dan fisik untuk dapat pergi menuju ke Tanah Suci Mekah.

Haji dan umroh adalah ibadah yang memiliki sifat maliah mahdhoh atau dapat disebut erat membutuhkan harta benda. Terlebih lagi dengan sistem antrian haji yang sangat lama membuat para calon jamaah haji harus menunggu antrian selama bertahun-tahun lamanya. Berbeda dengan umroh yang dapat dilaksanakan setiap saat di luar musim haji, ibadah haji telah ditentukan waktunya setahun sekali di bulan Dzulhijah sedangkan jumlah jamaah setiap tahunnya semakin bertambah yang membuat antrian semakin lama.

Nah, bagi anda yang di tahun ini akan berangkat ke tanah suci, harus menyiapkan dana lebih terutama untuk beli oleh-oleh haji. Tidak perlu mahal-mahal, oleh-oleh haji dapat kamu beli dengan harga yang terjangkau dan tidak kalah penting, anda harus pintar tawar menawar dengan pedagangnya. Sebelum anda berangkat ke Tanah Suci Mekah, tidak ada salahnya anda melihat rekomendasi oleh-oleh haji yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Sajadah

Sajadah merupakan alat yang dipakai untuk shalat, ada berbagai macam pilihan serta motif, ukuran, dan bentuk sajadah. Anda dapat membeli sajadah untuk para sanak keluarga, teman, diri anda sendiri, atau untuk di sedekahkan ke masjid sekitar. Apabila anda ingin membeli sajadah yang berukuran besar, hendaknya anda harus memikirkan berat bagasi. Anda dapat mencari penjual sajadah di Suhaifa, Madinah, Makkah dan Jeddah.

2. Kosmetik Arab

Apabila anda merupakan seorang wanita, kosmetik arab merupakan pilihan yang wajib untuk anda beli. Sebab anda akan mendapatkan jaminan halal dan bahan bermutu tinggi.

3. Kacang Arab

Kacang arab mempunyai keistimewaan kandungan protein yang cocok bagi anda yang vegetarian. Kacang tersebut mengandung banyak serat yang cocok untuk orang yang ingin diet, dan kandungan zat besi yang membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

4. Kurma

Kurma adalah oleh-oleh yang paling di gemari atau di incar oleh para jamaah. Rasanya tidak akan lengkap ke Tanah Suci apabila anda tak membawa kurma. Anda dapat menemukan kurma di kebun kurma atau pasar kurma, ada banyak kurma yang dapat anda temui saat anda berhaji ke tanah suci, seperti kurma barhi, kurma sukari, sampai kurma ajwa.

5. Baju Khas Timur Tengah

Pakaian khas timur tengah dapat anda temukan di pinggiran jalan Arab Saudi, anda dapat membeli pasmina, hijab, gamis, atau abaya untuk diri sendiri atau sanak keluarga di tanah air. Harganya pun tergantung dari kualitas, ada bagusnya anda berkeliling di sekitar pertokoan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. Pastikan bahwa motif, model, dan ukuran sesuai dengan yang anda inginkan.

6. Mukena

Mukena di Tanah Suci Mekah memiliki corak dan warna lebih variatif dan unik dibandingkan dengan mukena indonesia. Semua muslimah sangatlah membutuhkan mukena tuk keperluan ibadah terutama shalat.

7. Coklat Arab

Coklat arab merupakan pilihan oleh-oleh yang cocok untuk anak-anak di rumah. Cokrat arab mempunyai ragam jenis yakni, mulai dari jenis yang berbentuk kerikil, coklat isi, maupun coklat dalam kemasan. Oleh-oleh ini cocok apabila ada tamu yang bersilahturami terutama kepada para anak-anak.

8. Air Zam-Zam

Hal ini merupakan yang wajib di beli oleh para jamaah haji maupun umroh. Air ini dapat menyembuhkan serta memperkokoh kekuatan jasmani dan rohani. Apabila anda ingin meminum air zam-zam, anda harus terlebih dahulu berdoa sebelum meminumnya.

mix parlay bet
mix parlay bet
Bolehkah Melaksanakan Ibadah Umroh Sebelum Melaksanakan Haji?
Islam

Bolehkah Melaksanakan Ibadah Umroh Sebelum Melaksanakan Haji?

-Umrah Sebelum Melaksanakan Ibadah Haji

Dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad Saw, beliau melaksanakan ibadah umroh empat kali dan satu kali haji.
Dari keempat umroh tersebut, tiga diantaranya dilakukan sebelum Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan ibadah haji. Sementara satu lagi beliau melaksanakannya bersamaan dengan ibadah haji.

Untuk lebih detailnya anda dapat melihat langsung 4 Umrah yang dilaksanakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yakni;

Pertama, Umroh Hudhaibiyah

Dilakukan pada bulan Dzulqa’dah di tahun 6 H. Pada saat itu, Nabi Muhammad Saw dan para sahabat rasul hendak melaksanakan umroh, akan tetapi dihadang oleh orang musyrikin Quraisy. Sehingga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya bisa sampai di Hudhaibiyah. Disitulah beliau membuat perjanjian Hudaibiyah.

Kedua, Umroh Qadha

Umroh ini dilakukan pada Dzulqa’dah tahun 7 H. Beliau memerintahkan kepada para sahabat, siapapun yang ikut di tahun lalu dalam Hudaibiyah maka wajib ikut untuk melaksanakan ibadah umroh kedua ini. Ketika itu Nabi Muhammad bersama para sahabat sebanyak 2000 berangkat bersama untuk melaksanakan umroh kedua.

Ketiga, Umroh dari Ji’Ranah

Umroh ketiga ini dilaksanakan oleh beliau pasca perang Hunain. Setelah berhasil mengalahkan Thaif, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membagi ghanimah di Ji’Ranah, setelah itu berangkat ke Mekah tuk melakukan Umroh. Ibadah Umroh ini dilaksanakan oleh Nabi Muhammad pada tahun 8 H.

Keempat, Umroh dilaksanakan bersamaan dengan Haji

Umroh ini dilaksanakan di tahun 10 H. Dalam islam umroh wajib hukumnya untuk dilaksanakan. Sebab itulah para ulama sepakat, dapat melakukan umroh sebelum melaksanakan ibadah haji. Sebab menurut riwayat hidup Ahmad dan Ibnu Khuzaimah, Said mengatakan “Seseorang dapat melakukan umroh sebelum berangkat haji.”

-Apakah Setelah melaksanakan Umroh Ia Wajib Haji?

Hal tersebut kembali kepada kemampuannya. Apabila ia tidak mampu, maka tidak wajib melaksanakan haji. Apabila ia mampu, maka ia wajib melakukan ibadah haji. Sebab Allah berkata ” Sudah menjadi sebuah kewajiban kepada para pengikut Allah, untuk melaksanakan haji ke Baitullah, bagi siapapun yang mampu menempuh jalan kesana.” Qs. Ali Imran: 97.

-Hukum Umroh

Umroh hukumnya wajib dilaksanakan bagi orang yang wajib haji. Berdasarkan beberapa hadist :

Pertama, dari Umar Bin Khattab radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad Saw mendefinisikan islam dengan sabdanya:
“Islam merupakan engkau bersaksi laa ilaaha illallaah dan bahwa Muhammad ialah utusan Allah, melakukan Shalat, melaksanakan haji, berzakat, berumroh, mandi junub, menyempurnakan wudhu, dan melaksanakan puasa ramadhan.

Kedua, dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau pernah menanyakan kepada Nabi Muhammad bahwa “Apakah wanita wajib jihad?.” Beliau menjawab “Ya, para wanita wajib melaksanakan jihad, tidak peperangan, melainkan haji dan umroh.”

Ketiga, Abdullah Bin Umar menyatakan bahwa :

“Tak ada seorangpun yang selain dia wajib berhaji dan umroh”

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma menyatakan:

“Sesungguhnya umroh ada gandengannya dengan haji dalam kitab Allah:’Sempurnakanlah haji dan umroh untuk Allah.”

Umroh dikatakan secara bergandengan dengan haji dalam Alquran seperti ayat yang disebutkan, disertai perintah tuk menyempurnakannya. Sementara hukum asal perintah merupakan wajib. Hal tersebut menunjukkan bahwa umroh hukumnya wajib sebagaimana haji. “Hal itu juga merupakan pendapat yang benar, berdasarkan dalil syariat, bahwa umroh hukumnya wajib dilaksanakan sebagaimana melakukan ibadah haji. Umroh wajib dilaksanakan sekali seumur hidup, bagi orang yang wajib melakukan ibadah haji.”

permainan mix parlay
permainan mix parlay
Segini Biaya Umroh Yang Harus Anda Siapkan
Islam

Segini Biaya Umroh Yang Harus Anda Siapkan

Biaya umroh sudah menjadi pertanyaan bagi para penganut agama muslim yang ingin berangkat ke tanah suci Mekkah. Umroh sendiri merupakan haji kecil bagi para jemaah yang tak memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan ibadah haji.

Walaupun biayanya tidak sebesar biaya haji, biaya yang dibutuhkan tuk umroh juga lumayan tergolong besar. Sehingga hal tersebut membuat banyak jamaah harus menabung atau menyiapkan budget terlebih dahulu sebelum melaksanakan ibadah umroh. Selain itu, beredar kabar bahwa biaya umroh 2019 akan mengalami kenaikan karena Kerajaan Arab Saudi akan menaikkan pajak barang dan jasa sebesar lima persen.

Berjibun biro umroh yang menyediakan beragam paket umroh sehingga beragam pula harganya yang tergantung dari paket umroh mana yang akan anda pilih. Apalagi banyak juga biro abal-abal yang pengelolanya menipu jamaah untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Sehingga, bagi anda yang ingin melaksanakan ibadah umroh harus terlebih dahulu mengecek biro tersebut baik dari pelayanan serta harga yang di tawarkan.

Untuk saat ini harga umroh banyak ragamnya dengan nama paket-paket yang menarik. Contohnya salah satu biro yang menyediakan paket umroh hemat transit yang dibanderol dengan harga promo yakni Rp. 19.000.000.

Dengan paket hemat tersebut anda akan mendapatkan tiket pesawat PP kelas ekonomi, akomodasi serta transportasi yang sesuai dengan program, makan tiga kali sehari, biaya visa umroh, pemandu, panduan manasik, dan air zamzam sebanyak 5 liter/jamaah. Sedangkan tuk paket tertinggi yakni paket umroh yang bernamakan umroh hebat bintang 5 dengan harga promo Rp. 24.500.000.

Sedangkan di biro lain terdapat paket reguler yang dibanderol dengan harga Rp. 25.400.000. dan sudah mendapatkan hotel berbintang empat sebagai tempat penginapan. Sementara itu, untuk paket umroh plus yang waktu tinggal di mekkah serta madinah lebih panjang dibanderol Rp. 32.600.000.
Tambahan, semua paket tersebut, biasanya sudah di luar pajak serta asuransi perjalanan, biaya visa progresif, vaksin meningitis, single supplement, biaya pembuatan paspor, dan biaya pribadi termasuk laundry dan telepon.

Jadi, apabila anda ingin berangkat ke tanah suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah umroh, namun masih belum memiliki modal, anda harus memulai tuk mengumpulkan dananya dimulai dari sekarang. Apa saja yang harus laksanakan? ini dia daftarnya!

1. Persiapkan Dananya

Sebelum kamu memilih paket umroh, kamu harus terlebih dahulu mengetahui sudah berapa banyak dana yang sudah terkumpul. Agen travel umroh biasanya meminta kamu membayar uang muka terlebih dahulu, besarnya uang muka tersebut tergantung dari kebijakan perusahaan agen umroh. Ada yang meminta uang muka sebesar Rp. 10.000.000 atau bahkan enam puluh persen dari total harga paket yang kamu pilih.

Selain menabung tuk mengumpulkan dana, anda juga harus berpikir untuk ber-investasi di berbagai produk keuangan atau produk logam mulia contohnya emas. Harga emas memiliki kecenderungan yang naik turun setiap pekan, sehingga apabila kamu ber-investasi pada emas, kamu dapat menjual emas itu kembali pada saat harganya sedang naik.

2. Pilih Paket Sesuai Dengan Kemampuan Anda

Dikarenakan ingin beribadah umroh dengan nyaman, anda pasti akan memilih paket yang paling sesuai dengan selera anda agar mendapatkan kenyamanan. Akan tetapi, hanya karena ingin mendapatkan kenyamanan anda malah menyiksa diri dengan menguras semua dana di tabungan anda, hal tersebut merupakan bukan hal yang baik.

Oleh sebab itu, pilihlah paket sesuai kemampuan, kebutuhan, dan kondisi dana. Apabila anda ingin beribadah umroh dengan seluruh keluarga, anda harus memperhatikan terlebih dahulu kondisi serta paket dengan harga dan jadwal yang pas untuk anda, kedua orang tua anda, beserta keluarga besar.

Jadi, anda sudah tahu kan apa yang harus anda lakukan sebelum melakukan ibadah umroh. Jadi kapan anda berencana untuk pergi? semoga niat baik anda dapat dilancarkan oleh Allah Swt ya ^^.

Syarat Wajib, Sah, Rukun, dan Wajib Dalam Ibadah Haji
Islam

Syarat Wajib, Sah, Rukun, dan Wajib Dalam Ibadah Haji

Haji merupakan suatu amal ibadah dengan cara mengunjungi Baitullah atau Ka’bah di Mekkah yang bermaksud untuk beribadah dengan iklas mengharap keridhoaan Allah Swt. Ibadah haji adalah salah satu dari rukun islam, yakni rukun islam yang ke-5 yang dimana itu di wajibkan tuk dilaksanakan bagi setiap pemeluk agama muslim yang mampu dan telah memenuhi syarat.

Orang yang ingin melakukan ibadah haji itu wajib memenuhi ketentuan-ketentuannya yang sesuai dengan syarat sah haji. Yang dimaksud syarat haji adalah hal-hal yang harus dipenuhi oleh jamaah yang ingin menunaikan ibadah haji, apabila tidak terpenuhi maka ibadah haji itu termasuk tidak sah.

-Syarat Wajib Haji

1. Beragama islam
2. Baligh atau dewasa
3. Sehat jasmani dan rohani
4. Merdeka atau tidak menjadi seorang budak
5. Mampu melaksanakan ibadah
6. Mahram atau bagi perempuan yang ingin beribadah haji harus disertai bersama suaminya

-Syarat Sah Haji

Haji sudah dinyatakan sah apabila hal-hal yang dibawah ini sudah terpenuhi atau terlaksanakan yakni

1. Dilaksanakan sesuai batas waktunya, contohnya batas waktu wukuf dan Miqat zamani atau batas waktu pemakaman ibrahim.
2. Melaksanakan syarat-syaratnya, misalnya syarat sa’i dan tawaf
3. Melaksanakan rukun sesuai urutannya dan tidak boleh di bolak-balik
4. Dilaksanakan pada tempat yang telah ditentukan, tempat wukuf, tawaf, sa’i, melempar jumroh serta hadir di Muzdalifah atau bermalam di Mina.

-Rukun Haji

Rukun haji merupakan perbuatan yang wajib untuk dilakukan selama menunaikan ibadah haji. Adapun rukun tersebut terbagi dari enam macam yakni

1. Ihram, yakni berniat melaksanakan haji dengan pakaian ihram atau pakaian putih yang tidak berjahit
2. Wukuf, adalah hadir di padang arafah yang dimulai pada saat tergelincirnya matahari pada tanggal 9 zulhijah sampai terbit fajar di tanggal 10 zulhijah.
3. Tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran dengan syarat-syarat sebagai berikut
a. Tidak najis atau suci dari hadas
b. Menutup Aurat
c. Ka’bah berada disebelah kiri orang yang tawaf
d. Terhitung dari mulai rukun hajar aswad
e. Tawaf yang dilaksanakan pada Masjidil Haram. Adapun jenis-jenis tawaf adalah sebagai berikut
-Tawaf sunnah yang dapat dilaksanakan kapan saja
-Tawaf qudum yaitu tawaf yang ketika pertama kali datang ke tanah suci dan melihat ke arah Ka’bah
-Tawaf ifadah atau tawaf rukun haji
-Tawaf madzar yakni tawaf yang dijanjikan atau dinazarkan
-Tawaf wada adalah tawaf yang dilaksanakan pada saat meninggalkan tanah suci atau saat berpulang dari tanah suci Mekkah.

4. Sa’i, yakni berlari kecil di bukit shafa kebukit marwah yang dilaksanakan sebanyak 7 kali.
5. Tahalul, yang berarti bercukur atau menyukur sebagian rambut kepala
6. Tertib dan melaksanakan rukun secara berurutan

– Wajib Haji

Wajib haji merupakan segala sesuatu yang harus dilaksanakan dan apabila tidak dilakukan maka akan terkena denda. Adapun yang termasuk wajib haji yakni

1. Ihram dari miqat, yakni miqat zamani dam miqat makani yang telah ditentukan.
2. Bermalam di Muzdalifah.
3. Melontarkan jumrah aqabah pada tanggal 10 Zulhijah.
4. Melemparkan jumrah di mina selama tiga hari, sehari tiga lemparan masing-masing dari 7 batu atau jumrah wusta, jumrah ula, dan jumrah ukhra.
5. Bermalam di mina yang di mulai pada tanggal 11 sampai pada tanggal 13 Zulhijah.
6. Meninggalkan pantangan-pantangan haji.

Hikmah dalam Melakukan Ibadah Haji dan Umroh
Islam

Hikmah dalam Melakukan Ibadah Haji dan Umroh

Ibadah Haji dan Umroh adalah pelaksanaan dari rukun islam yang terakhir atau kelima. Pada saat kita melaksanakan haji, kita tidak hanya mendapatkan pahala akan tetapi ada hikmah atau manfaat pada saat melaksanakan haji maupun umroh. Sebelum mengetahui apa saja itu hikmah-hikmah dari ibadah haji dan umroh, ada baiknya anda mengenal apa itu hikmah sebenarnya.

Pada umumnya hikmah dapat diartikan sebagai dampak atau pengaruh yang timbul di diri seseorang setelah melaksanakan atau melakukan sesuatu. Oleh sebab itu, hikmah haji dan umroh dapat diartikan sebagai dampak atau pengaruh yang didapatkan pada saat melakukan ibadah haji dan umroh. Apakah setelah selesai melaksanakan ibadah haji dam umroh ada perubahan atau tidak?. Tentunya perubahan tersebut adalah perubahan yang bersifat kepada kebaikan dan bukan sebaliknya.

Adapun hikmah-hikmah lain yang terkandung di ibadah haji dan umroh, sebagaimana yang telah janjikan oleh Rosulullah SAW ialah :

1. Pada saat kita mengunjungi tanah suci Mekkah atau berkunjung Baitullah Ka’bah, kita menjadi seorang tamu dari Allah. Bagaimanapun harus dipahami bahwasanya bukanlah Allah bertempat tinggal disitu melainkan Allah itu ada dimana-mana saja bagi orang yang percaya kepadanya. Mengapa Ka’bah dikatakan sebagai Rumah Allah dikarekanakan Nabi Ibrahim a.s berkata “Demikianlah orang yang melaksanakan haji adalah tetamu istimewa Allah”.

2. Membersihkan Dosa, yang berarti pada saat kita melaksanakan ibadah haji dan umroh kita mendapatkan kesempatan untuk bertaubat dan meminta ampun kepada Allah. Ibadah haji dan umroh itu sendiri apabila dilaksanakan dengan sempurna dan tidak dicampuri oleh perbuatan-perbuatan keji dan tidak berbuat fasik, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya sehingga ia akan bersih seperti baru lahir ke dunia ini.

3. Mendapatkan tarbiah langsung dari Allah yang bermaksud dikalangan bagi mereka yang pernah melaksanakan ibadah haji dan umroh adalah kemuncak ujian dari Allah Swt. Hal tersebut disebabkan orang-orang yang melaksanakan ibadah haji terlalu ramai hingga mencapai angka jutaan orang.

4. Iktibar dari orang-orang sholeh- Tanah suci Mekah merupakan tempat penuh dengan peristiwa-peristiwa bersejarah. Diantaranya adalah sejarah nabi-nabi dan rasul, para tabiin, para sahabat Rasulullah, tabi’ut tabiin dan salafus soleh yang mengiringi mereka. Peristiwa tersebut sesunguhnya dapat diambil menjadi iktibar atau pengajaran tuk membangun kembali jiwa seseorang.

5. Perpaduan umat islam atau syiar – yang berarti saat mereka yang pergi ke tanah suci Mekkah itu hanya mempunyai satu tujuan dan matlamat iaitu menunaikan perintah Allah atau kewajiban rukun islam yang ke-5. Untuk memenuhi tujuan tersebut para jamaah melakukan perbuatan yang sama, memakai pakaian yang sama, mengikut aturan yang sama, atau dapat dikatakan semuanya sama. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa inilah perpaduan atau satu hati umat islam dan gambaran yang semestinya diamalkan dalam kehidupan seharian umat islam apabila mereka berpulang ke negaranya masing-masing.

6. Merasakan bayangan padang mahsyar- bagi orang yang belum pernah melaksanakan haji sebelumnya tentu tidak akan mengetahui atau belum melihat perhimpunan ratusan ribu orang yang sama tiada beza. Hal tersebut dapat dilihat saat melaksanakan ibadah haji dan umroh. Perhimpunan di padang arafah akan menghilangkan status dan perbedaan hidup manusia sehingga tidak akan ada si kaya dan si miskin, hartawan, raja atau sebagainya. Semuanya sama dengan pakaian seledang kain putih tidak berjahit. Seperti pada firman Allah ‘Al-Hujurat-13’ “Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah merupakan siapa yang paling takwa”.

Apa Beda Ibadah Haji dan Umroh? Simak Artikel Ini
Islam

Apa Beda Ibadah Haji dan Umroh? Simak Artikel Ini

Sebagai umat muslim, Haji adalah rukun islam kelima yang wajib dilakukan oleh para pemeluknya yang mampu. Haji dan Umrah memiliki banyak persamaan, akan tetapi kedua ibadah tersebut juga memiliki perbedaan yang mendasar terkait waktu dan hukum pelaksananya. Sebelum membahas lebih jauh apa perbedaan haji dan umrah, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui pengertian dari kedua ibadah tersebut.

Haji merupakan salah satu dari rukun islam kelima yang dimana ibadah ini wajib dilakukan oleh orang yang mampu melakukannya atau memiliki kemampuan tuk beribadah baik secara fisik maupun finansial.
Sedangkan umrah secara literal bisa dipahami sebagai ziarah yang maksudnya sendiri merupakan berziarah ke Baitullah tuk melaksanakan sunnah atau amalan-amalan tertentu seperti sai, tawaf, dan bercukur.

Dilansir dari situs www.agenbolahebat.com, perbedaan Haji dan Umrah dibagi lima yakni :

1. Aspek Hukum

Baik haji maupun umrah memiliki perbedaan dasarnya mengenai hukum pelaksanaanya. Haji merupakan ibadah yang wajib hukumnya dilakukan oleh para kaum muslim yang mampu secara spiritual, finansial maupun fisik. Sedangkan umrah adalah sunnah muakad atau ibadah yang wajib dilakukan sekali seumur hidup. Ibadah ini juga apabila tidak dilakukan tak berdosa, dan apabila dilaksanakan akan mendapatkan pahala.

2. Aspek Rukun

Umrah dan haji memiliki perbedaan terkait dalam pelaksanaan rukun kedua ibadah tersebut. Dalam melaksanakan ibadah umroh, jamaah tersebut menunaikan rukun Ihram, Tawaf, Sya’i, dan Tahalul. Sebaliknya, pada saat melaksanakan ibadah haji, jamaah wajib menunaikan semua rukun dan ditambah dengan tiga rukun haji yakni wukuf di Arafah, mabit atau menginap di Muzdhalifah, dan melempar jumroh di Mina.

3. Aspek Waktu Pelaksanaan

Apabila menunjuk pada waktu pelaksanaan, ibadah haji hanya dilakukan di bulan-bulan haji yang dimulai dari awal Syawal sampai awal Zulhijah. Dilain waktu yang ditentukan tersebut, ibadah haji tak dapat dilaksanakan
atau merujuk pada ibadah yang hanya dapat dilakukan setahun sekali.

Berbeda dengan haji, ibadah umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun, kecuali tanggal yang dimakruhkan, yakni Arofah pada tanggal 9 Zulhijah, hari nahar tanggal 10 Zulhijah, dan hari tasyrik yang pada tanggal 11,12,13 Zulhijah. Intinya, ibadah umrah dapat dilaksanakan setiap hari dalam setiap tahun dan tak dapat dilakukan apabila ibadah haji sedang berlangsung.

4. Aspek Tempat Pelaksanaan

Selainnya perbedaan waktu dilaksanakannya kedua ibadah tersebut, terdapat juga perbedaan tempat pelaksanaannya. Haji dan umrah memang dilakukan di Mekkah, akan tetapi ibadah haji wajib melaksanakan rukun yang bertempat diluar Mekkah. Adapun rukun tersebut merupakan rukun wukuf di Arafah, mabit di Muzdhalifah, dan melempar jumroh di Mina.

5. Aspek Tingkat Keramaian

Pada saat menunaikan ibadah haji, semua umat muslim di seluruh dunia melaksanakannya secara serentak. Sehingga tidak heran apabila Mekkah membludak dengan banyaknya jamaah haji yang menyebabkan keramaian yang luar biasa.

Sedangkan umrah yang hanya dapat dilaksanakan sewaktu-waktu selain dari hari yang telah di sebutkan sebelumnya. Sehingga, tingkat keramaian nya tidak banyak atau tidak sepadat pada saat dilaksanakannya ibadah haji. Jamaah umrah juga tak perlu berdesak-desakan saat menunaikan setiap rukun ibadah umrah.

Apabila kamu sudah mengetahui perbedaan dari haji dan umrah. Kamu juga harus mengetahui persamaanya yang terbagi dari empat yakni:

1. Kedua ibadah tersebut dapat dilaksanakan terlebih dahulu dengan mengambil miqat makani.
2. Di antara ibadah haji dan umrah, kedua ibadah tersebut memiliki persamaan rukun yakni rukun ihram, thawaf, sa’i, dan Tahalul.
3. Dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah harus di-awali dengan keadaan Berihram.
4. Apabila melaksanakan kedua ibadah haji dan umrah akan mendatangkan pahala.

Demikianlah perbedaan haji dan umrah serta persamaannya bagi anda yang belum mengetahuinya sehingga dapat menjawab ketidaktahuan juga menambah ilmu keagamaan anda.